Tampilkan postingan dengan label Menentramkan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menentramkan. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 April 2012

Lanjutan Cara Menentramkan Hati Yang sedang gelisah

Aku pernah bertanya pada Yuniorku...saat sedang iseng iseng di kantor tidak ada kerjaan.
" Siapa kamu ??'.
" saya ?..saya evy pak..".
"Itu kan namamu....".
Dia bingung...dan jelas saja masih akan tetap bingung.
Kamu adalah apa yang akan menghadap kepada penciptamu....segala apa yang menurut kamu adalah kamu sebenarnya bukanlah kamu, badanmu akan membusuk di makan tanah, tapi kamu masih akan tetap ada. Itulah ruhmu...ruh itu ada dalam dirimu..bersemayam di dalam ragamu. Tapi bisakah kamu merasakan dirimu yang hakiki ??? Aneh bukan....
Sebenarnya ini lebih cocok bagi kalian yang Muslim...tapi ajaran penuh kasih ini, bisa kok di cerna melalui jalan yang kalian yakini saat ini....pelajari saja dan saya kira tidak ada ruginya kok.
Ketika sholat...sholatlah dengan jiwa dan ragamu, sholat yang hanya dilakukan dengan raga, tak lebih dari sekedar olahraga saja...walaupun jelas tidak salah, tapi ada yang lebih baik dari itu.
Ketika berdzikir menyebut nama Allah dan rosulnya...jangan hanya sekedar menggerakkan lidah, sementara bathinmu keras membatu tak tersentuh.
Ketika mengingat Allah dan kasihNYA...jangan menangis karena takut,...tapi biarkanlah jiwamu yang bergetar karena keindahanNYA.
Mulailah dari sini, dari dalam rongga dadamu...tempat yang perih ketika engkau di sakiti...di titik itu ada sebuah pintu...sangat kecil pada awal mulanya...sangat samar nyaris tak terasa...
Jagalah ketika malam sedang sangat hening...atau ketika perih saat sendiri...bertafakurlah mengadu pada sang Pencipta...sebut namaNYA lirih dalam pasrah...dan tiap butir ASMA yg kau sebutkan, berusahalah untuk kau masukkan ke dalam pintu itu...sangat susah...sangat susah.
Tapi janganlah menyerah..juga jangan memaksa...biarlah itu terjadi menurut kehendaknya...sebut Namanya dengan pasrah,,tanpa tendensi apa apa...biarkan mengalir melalui pintu itu.
Tidak ada syariat yang di langgar toh ????
ketika kamu sudah terbiasa, maka jadikanlah sholatmu menjadi sungai bening keihlasan yang kau alirkan ke dalam pintu hati nurani.
Disanalah jiwamu sedang menanti !!!
Akan tetapi untuk saat ini...cukuplah sampai di situ dulu...
seperti guruku pernah bilang.....Allah itu Indah, dan perjalanan untuk menemuinya itu Indah...banyak sudah orang yang tersesat di jalan pencarianNYA...takjub akan keindahan dan lupa jalan untuk kembali...dan tidak kusarankan untuk melalui jalan ini tanpa bimbingan seorang ahli.
Tidak kawan...tak ada sedikitpun syariat yang dilanggar...lakukanlah sama persis seperti yang kamu yakini selama ini..hanya libatkan jiwamu.
Semoga berhasil...


Kamis, 15 Maret 2012

Cara Menentramkan Hati Yang Gelisah

     Pagi ini, seseorang dari masa kecilku dulu menuliskan dalam status FBnya...bagaimana cara menghilangkan Stres ?

     Ketika aku pertama kali merantau, dan ini sih sebetulnya klise...Almarhum Bapakku berpesan, segeralah cari masjid begitu sudah menetap. Kemudian kalau melihat orang orang yang sementara memperbaiki jalan...berilah minum. Dan kalau jiwamu sedang gelisah menyanyilah lagu ini (maksudnya pahamilah lalu lakukan) :

     TOMBO ATI IKU LIMO PERKARANE (obat hati itu ada lima permasalahan)

1. MOCO QUR'AN ANGEN ANGEN NENG MAKNANE (membaca al Quran dan berusahalah mengerti            maknanya)
2. KAPING PINDO SHOLAT WENGI LAKONONO (yang kedua sholat malam lakukanlah)
3. KAPING TELU DZiKIR WENGI INGKANG SUWE (yang ketiga dzikir malam yang lama)
4. KAPING PAPAT KUDU WETENG INGKANG LUWE ( yang keempat, perut harus lapar)
5. KAPING LIMO WONG KANG SHOLEH KUMPULONO (yang kelima berkumpullah dengan orang yang sholeh)
SALAH SAWIJINE SOPO BISO NGELAKONI (salah satunya saja siapa saja yang bisa menjalankan)
INSYAALLAH, GUSTI ALLAH NYEMBADANI (insyAllah. gusti Allah meridhoi)

       Ndak perlu mendebatkan kulit...kalaupun kamu lakukan, tak kan rugi kok. Menyanyikan lagu ini saja selalu membuatku menangis...tapi sungguh bukan perkara yang mudah untuk menjalankannya. Bisa barangkali kalau hanya sekedar menghilangkan luka hati, menghapus kegelisahan..melakukannya untuk satu dua hari. Tapi bukan itu sebenarnya maksud dari lagu ini. Bayangkan seandaianya dalam susah dan senang kamu rutin terus melakukannya. Bayangkan saat Jibril berdiri di hadapanmu dan dunia yang tersembunyi itu telah tersingkap jelas di depan matamu.
      
      Untukku dan untuk diriku...semoga Allah memberi petunjuk dan kemudahan.
      Kalaupun masih sangat menyesakkan..ingatlah, bahwa tak ada satupun yang tak berakhir kecuali sang Maha  Kekal..kitapun akan sampai pada satu titik itu satu saat kelak..lalu buat apa, memikirkan terlalu berat hal hal yang pasti akan meninggalkan dan kita tinggalkan.
      Kalau semangat Hidupmu sudah tak ada lagi...tak tahu kepada siapa akan bercerita, tak tahu siapa yang akan menolong...ambillah air Wudhu..pergilah ketempat paling sunyi yang bisa kamu dapatkan..lalu sholat dan mengeluhlah...Allah ada di depanmu..sungguh DIA itu ada....mintalah dengan sungguh sungguh..menangislah...dengan begitu akan keluar semua nanah dalam hatimu.


                                                                                       (karena aku pernah melakukannya !!)
Soroako,18 maret 2012

x